Logo Yayasan Pendidikan Hijratul FathHijratul Fath
← Kembali ke Berita
Artikel ini masih draf awal dan belum ditinjau pihak sekolah — mohon diperbarui dengan data resmi.
Yayasan

Perlukah Anak Usia Dini Ikut Les Tambahan di Luar Sekolah?

Perlukah Anak Usia Dini Ikut Les Tambahan di Luar Sekolah?

Semakin banyak pilihan les tambahan untuk anak usia dini, mulai dari calistung, bahasa asing, sampai olahraga. Wajar jika orang tua tergoda mendaftarkan anak ikut berbagai les, tapi keputusan ini sebaiknya dipertimbangkan matang, bukan sekadar demi "tidak tertinggal" dari anak lain.

Kenali Dulu Kebutuhan dan Minat Anak

Sebelum mendaftarkan les, amati dulu minat dan kebutuhan anak secara nyata, dibanding memilih les hanya karena sedang populer di kalangan orang tua lain.

Perhatikan Jadwal dan Waktu Istirahat Anak

Anak usia dini tetap membutuhkan banyak waktu bermain bebas dan istirahat. Jadwal les yang terlalu padat berisiko membuat anak kelelahan dan kehilangan waktu bermain yang justru penting bagi tumbuh kembangnya.

Waspadai Tanda Anak Terbebani

Perhatikan tanda-tanda seperti anak jadi lebih rewel, menolak berangkat les, atau kehilangan semangat belajar secara umum — ini bisa jadi sinyal bahwa jadwal les sudah terlalu membebani.

Prioritaskan Kualitas, Bukan Kuantitas Les

Mengikuti satu-dua les yang benar-benar sesuai minat anak biasanya lebih bermanfaat dibanding banyak les sekaligus yang justru membuat anak kewalahan dan tidak maksimal di semuanya.

Ingat Bahwa Bermain juga Bentuk Belajar

Anak usia dini sebenarnya banyak belajar lewat bermain bebas tanpa struktur formal. Tidak semua kemampuan harus diasah lewat les tambahan berbayar untuk berkembang optimal.

Keputusan mengikutkan anak les tambahan sebaiknya didasarkan pada kebutuhan dan minat anak yang sesungguhnya, bukan kekhawatiran tertinggal dari anak lain atau sekadar mengikuti tren di lingkungan sekitar.

Pertanyaan Seputar Les Tambahan untuk Anak Usia Dini

Apakah anak usia RA/TK sudah perlu ikut les calistung?

Umumnya belum diperlukan. Pengenalan huruf dan angka lewat bermain di sekolah biasanya sudah cukup pada tahap ini, tanpa perlu les tambahan formal.

Berapa banyak les yang wajar diikuti anak usia dini?

Tidak ada patokan pasti, tapi sebaiknya tidak lebih dari satu-dua les per minggu, dengan tetap menyisakan banyak waktu untuk bermain bebas dan istirahat.

Bagaimana jika anak sendiri yang minta ikut les tertentu?

Jika permintaan datang dari minat anak sendiri, boleh difasilitasi selama tidak mengganggu waktu istirahat dan bermainnya, dan tetap dievaluasi berkala apakah anak masih menikmatinya.


Baca juga 1. Bahaya Memaksa Anak Usia Dini Belajar Calistung Terlalu Cepat, Ini Kata Ahli PAUD 2. Belajar Sambil Bermain: Manfaat Metode Montessori, Outing Class, dan Cooking Class di RA Hijratul Fath 3. Jadwal dan syarat pendaftaran siswa baru

Artikel ini merupakan bagian dari panduan parenting Yayasan Pendidikan Hijratul Fath.

Perlukah Anak Usia Dini Ikut Les Tambahan di Luar Sekolah? | Yayasan Pendidikan Hijratul Fath